Wanita berkarir Surga - Kayla

 Identitas Buku :

1) Judul : Wanita Berkarir Surga

2) Diterbitkan : Alfatih press

3) Cetakan : lll, juli 2018

4) Tebal Halaman : 210 Halaman

5) Pengarang : Felix Y. Siauw

6) ISBN : 978 - 602 - 71986 - 8 - 5

Biografi Penulis :

Felix Yanwar Siauw, S.P. adalah seorang ustaz, pendakwah, penulis, dan da'i keturunan Tionghoa-Indonesia. Ia

menjadi seorang mualaf semenjak masa kuliah dan bergabung dalam organisasi yang sekarang dilarang,

Hizbut Tahrir Indonesia

Kelahiran: 31 Januari 1984 (usia 40 )

Dikenal atas: Dakwah

Lahir: Siauw Chen Kwok; 蕭正國; 31 Januari 1984

Resensi Buku :

bermula dari sejarah kelam kaum wanita pada peradaban Yunani, Romawi, Eropa, Arab kuno, India,

dan Tiongkok yang menempatkan wanita pada posisi rendah. Kedudukan wanita tidak jauh dari

penghinaan serta perbudakan, dan tugas utamanya hanya sebagai pemuas kaum pria. Berdasarkan

pengalaman tersebut, terbentuk kesadaran untuk memperjuangkan nasib wanita agar setara dengan

pria. Gerakan kesadaran inilah yang dikenal sebagai feminisme

Feminisme ekstrimis beranggapan bahwa Islam mendiskriminasi wanita. Ketentuan wanita diwajibkan menutup aurat dianggap sebuah pemaksaan, pria boleh menikahi hingga 4 perempuan, pria yang

memiliki hak menceraikan, warisan untuk pria lebih besar dari wanita, dsb. Feminis ekstrimis memandang aturan Islam membuat wanita terkekang, tertekan, dan tidak berkembang. Pemahaman “wanita sukses” masa kini cenderung menjadi sangat materialistis. Wanita karir menjadi titel yang

dibanggakan hingga muncul anggapan bahwa profesi ibu rumah tangga dipandang sebagai nasib para wanita berpendidikan rendah.

gerakan feminisme menciptakan perubahan yang signifikan terhadap tingkat perceraian di United

States sejak 1970. Fitrah ayah ibu tidak berjalan semestinya. Korban utama perceraian adalah anak-

anak. Hilangnya kehangatan dalam keluarga membuat anak-anak melampiaskan kepada hal lain.

Pelarian yang banyak ditemukan adalah narkoba, tindakan kriminal, LGBT, dan seks bebas yang

menyebabkan tingginya kasus aborsi. Bagi kaum feminis ekstrimis, “kesetaraan” sama artinya dengan

“sama dalam segala hal”. Padahal secara ilmiah pria dan wanita dilahirkan dengan fisiologi yang

berbeda sehingga memengaruhi peran keduanya dalam kehidupan. Pria dan wanita diciptakan

berbeda, dan perbedaan itu Allah tunjukkan pada manusia dengan tujuan bukan untuk bersaing tapi

untuk saling melengkapi.

Kelebihan Buku :

tema yang diangkat sangat menarik karena feminisme berkembang dengan

cukup pesat belakangan ini. Buku ini juga disajikan dengan desain yang menarik, dimana tiap halaman menampilkan ilustrasi–ilustrasi yang

membuat pembaca tertarik untuk membaca dan tidak mudah bosan.

Kekurangan Buku :

Terlalu banyak buku kw/ palsu yang di tulis oleh Felix Y. Siauw kaya ustadz

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pribadi Berperan Anti Baperan - Yaser Benzema

IKHTIAR ISLAMI HIDUP SUKSES - Reifan Gasyah

The Art of Hijrah: kala jannah menanti perubahanmu - ANNISA SAFINA REZEKI